. Kombinasikan Market Pariwisata dan Perhotelan - Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Kominfo Kota Samarinda
News Update :
## Saksikan dan ikutin..!!! FESTIVAL MAHAKAM XIII Tahun 2013 Pada Tanggal 01 - 03 Nopember 2013 di Tepian Mahakam Kota Samarinda ##

Minggu, 27 Oktober 2013

Kombinasikan Market Pariwisata dan Perhotelan



**Disbudparkominfo Garap Coffe Morning dengan para manajer hotel
 

SAMARINDA--Menggarap potensi pasar pariwisata kota Samarinda dengan mengkombinasikan strategi pemasaran perhotelan sehingga tercipta hubungan yang saling menguntungkan kedua sektor dunia usaha ini.
Hal ini terungkap dalam Coffe Morning Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Kominfo Samarinda dengan manajer-manajer perhotelan yang kali ini bertema Market Communication, di hotel Grand Victoria, Jumat (25/10).
"Potensinya besar. Tinggal sekarang bagaimana menangkapnya. Kita selama ini melihat Samarinda biasa. Banyak kekuatan di Samarinda yang bisa dimanfaatkan perhotelan, bagaimana perhotelan mendukung menjual Samarinda, tentunya akan mendukung memenuhi target tingkat hunian," ucap kepala Disbudparkominfo Samarinda HM Faisal.
Menurut Faisal, kekuatan Samarinda seperti di pesut, amplang, sarung Samarinda, sungai Mahakam, Islamic Centre.
"Tapi tentunya kita harus bisa menanamkan kebanggaan terhadap Samarinda dulu sehingga bisa mendukung strategi pemasaran tadi. Banyak yang bisa dibanggakan, kalau bicara banjir, Jakarta juga banjir, di Kutai Barat, Kukar dan Kutim juga banjir bahkan sampai hanya terlihat atapnya," imbuh mantan Kabag Humas Pemkot Samarinda ini.
Faisal sendiri menyebut Samarinda sekarang jauh lebih maju dibanding kota-kota lainnya di Kalimantan. "Semua bank dengan kantor cabang pembantunya lengkap di Samarinda dan berskala internasional. ATM pun banyak dimana-mana. Dealer mobil pun sudah berdiri sendiri dengan brandnya, dan tidak ada satu pun mobil merk berkelas yang tidak ada di Samarinda. Mal-mal juga banyak, terlebih lagi THM-nya, semuanya berkelas," tandasnya.
Objek wisata alam juga di Samarinda lanjut Faisal tersedia. "Kita ada air terjun, tapi kalau mau cari air terjun yang tinggi memang bukan di Samarinda. Kebun raya juga tidak kalah dengan tingkat kunjungan yang luar biasa," beber Faisal.
"Saya juga mengacungi jempol cara Pak wali kota menarik kunjungan ke Samarinda dengan malah mempromosikan tetangga seperti Kutai Kartanegara. Karena kalau mereka ke Kutai Kartanegara, tidurnya pasti Samarinda, begitu juga belanjanya. Jadi sekarang tinggal bagaimana kita kreatif mempromosikan Samarinda," kata Faisal lagi.
Faisal sendiri berharap melalui Coffe morning dunia perhotelan semakin semangat dalam mempromosikan Samarinda. "Inilah manfaatnya coffe morning, di sini kita bisa saling share, membahas persoalan yang dihadapi. Temanya bisa berubah sesuai kebutuhan dan update permasalahan. Apakah nanti soal pajak hotel di coffe morning berikutnya. Tapi juga tidak mesti coffe morning, nanti bisa juga Afternoon Tea kah dan bisa saja nanti dilaksanan di lobby, bukan di ruangan," ucapnya.
Sementara ketua PHRI Samarinda H Ibnu Umar menyambut positif coffe morning garapan Disbudparkominfo. "Kita PHRI adalah ujung tombak di pariwisata. Karena setiap orang yang datang, pasti akan bicara mau menginap di mana. Tapi sekarang PR kita bersama, bagaimana banyak yang datang ke Samarinda dengan tidak semata urusan bisnis saja, melainkan juga untuk liburan. Mari kita bersama mendukung menjual Samarinda hingga keluar," tandas Ibnu.
Yang lebih dekat lagi, ajak Ibnu supaya perhotelan di Samarinda bisa mendukung mensukseskan pelaksanaan Festival Mahakam 1-3 November nanti.(hms2)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

© Copyright Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Kominfo Kota Samarinda 2010 -2011 | Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.