**Wali Kota Pimpin
Evaluasi, Berikan Undian Umroh
SAMARINDA—Sebagai
penghargaan atas keikutsertaan kafilah kota Samarinda pada MTQ Tingkat Propinsi
Kaltim tahun 2013 di kabupaten Malinau baru-baru ini, meski tidak mendapat
juara umum, wali kota Samarinda H Syaharie Jaang memberikan bonus kepada, baik
kafilah, pelatih dan official, sekaligus memimpin rapat evaluasi Lembaga
Pengembangan Tilawatil Al Quran (LPTQ) Samarinda di ruang utama Balaikota,
Selasa (18/6).
“Penghargaan ini sangat
wajar diberikan karena selain apresiasi juga motivasi bagi peserta maupun
pelatih agar kedepan bisa lebih meningkatkan kemampuan,” sebut wali kota yang
langsung didampingi Sekkot H Zulfakar Noor, ketua umum LPTQ Samarinda H Ridwan
Tassa dan kepala Kantor Kementerian Agama H Abdul Moeis.
Jaang sendiri
berkomitmen akan memberikan perhatian khusus, karena ia menginginkan ada
kesamaan prestasi baik bidang keagamaan maupun olahraga.
“Misalnya dalam
pelaksanaan TC, selama ini waktunya singkat dan bukan seperti TC. Kalau bisa TC
MTQ bisa lebih baik dari TC olahraga. Begitu pula dalam pemberian honor kepada
pelatih, LPTQ harus memperhatikan nilainya supaya tambah semangat,” kata Jaang.
Ia menegaskan dalam
anggaran bidang keagamaan ini, tidakan akan perhitungan. “Tidak juara umum aja
dikasih bonus dan nanti diakhir rapat akan diundi 3 umroh. Karena ini juga
syiar agama,” tandasnya.
Bahkan Jaang
menjanjikan tahun depan bonus akan lebih besar dari yang sekarang diberikan.
“Saya tidak persoalkan berapa honor, berapa bonus asal tapi bisa
dipertanggungjawabkan sehingga tidak bermasalah kemudian,” katanya.
Tak hanya itu, wali
kota juga akan membayarkan uang sekolah bagi mereka yang sekolah swasta
termasuk di pesantren karena biayanya cukup besar, beda dengan sekolah negeri.
Sementara Sekkot
mengatakan pertemuan kemarin sebagai evaluasi total sehingga bisa meraih
kejayaan beberapa waktu lalu.
“Untuk pendanaan, Alhamdulillah tidak ada masalah. Saya
sudah catat dan bahas, bahkan untuk LPTQ kecamatan dalam pelaksanaan MTQ pun
sudah dialokasikan,” imbuhnya.
Menurut ketua Kerukunan
Bubuhan Banjar Kaltim (KBBKT) kota Samarinda ini, pembinaan tidak semudah
membalikkan telapak tangan. Jauh-jauh hari sudah dipersiapkan dan terus
menerus. Yang penting lagi, untuk mengukur kemampuan, harus ada try out atau
uji tanding,” pungkasnya.
Ridwan Tassa sendiri
mengatakan akan segera menindaklanjuti rapat LPTQ kota Samarinda kemarin yang
dirangkai penyerahan bonus. “Kita segera tindaklanjuti dan menghadirkan LPTQ
tingkat kecamatan dalam merancang program kedepan meraih prestasi 2014,”
pungkas Asisten III Sekkot Samarinda ini.(hms3)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar