. Operator E-KTP Bengkalis Belajar ke Samarinda - Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Kominfo Kota Samarinda
News Update :
## Saksikan dan ikutin..!!! FESTIVAL MAHAKAM XIII Tahun 2013 Pada Tanggal 01 - 03 Nopember 2013 di Tepian Mahakam Kota Samarinda ##

Senin, 10 Desember 2012

Operator E-KTP Bengkalis Belajar ke Samarinda


Jajaran Komisi I DPRD Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau menilai Kota Samarinda memiliki prestasi tersendiri dalam pelaksanaan program e-KTP. Menurut mereka dapat diukur  dari jumlah penduduk Kota Samarinda dengan angka wajib KTP mencapai 75 % dari jumlah penduduk delapan ratus ribu jiwa lebih  yang pada saat ini sudah melakukan perekaman mencapai 95 %.
Hal ini terungkap dalam kunjungan silaturahmi jajaran Dinas Catatan Sipil dan Kependudukan Kabupaten Bengkalis bersama dengan para Camat dan operator pelaksana program e-KTP daerah setempat ke Pemerintah Kota Samarinda, Jumat (7/12) di Balaikota.
Tak hanya itu, prestasi lainnya pelaksanaan e-KTP penganggaran di Dinas Catatan Sipil hanya berkisar Rp 1,1 M. Sementara di wilayah mereka yang anggarannya mencapai Rp 5 M dengan jumlah penduduk hanya lebih kurang setengah  dari penduduk Kota Samarinda, proses perekaman baru mencapai 80 %.
Untuk itu mereka banyak bertanya tentang bagaimana teknis pelaksanaannya termasuk bagaimana mekanisme pembuatan akte kelahiran, khususnya terhadap warga yang berada di kawasan kecamatan yang jauh dari pusat perkotaan atau kantor capil.
Tidak hanya itu untuk melihat lebih dekat kegiatannya rombongan yang berjumlah 75 orang ini menyempatkan diri melihat langsung aktifitas pelayanan pada Dinas Catatan Sipil Kota Samarinda pada hari tersebut.
”Karena sesuai tujuan kedatangan kami yaitu sebagai sarana study komperatif para petugas administrasi operator e-KTP/SIAK bidang kependudukan pencatatan sipil ke wilayah percontohan yang telah berhasil melaksanakan SIAK, dalam hal ini Kota Samarinda,” tutur wakil ketua DPRD Bengkalis Hidayat selaku ketua rombongan. Menanggapi keingintahuan  para tamunya ini, Kepala Dinas Capil dan Kependudukan Samarinda Joni Bachtiar menjelaskan salah satunya adalah dengan menempatkan jumlah operator sesuai dengan jumlah pendudukan masing-masing kecamatan.
”Misalkan Kecamatan Palaran dengan jumlah warga 56 ribu jiwa, operator yang ditugaskan di wilayah tersebut sebanyak 4 orang,” sebut Joni.
Ia juga mengakui dalam kegiatan tersebut selain alokasi APBD Kota Samarinda pihaknya juga mendapat kucuran dari APBD Provinsi.
”Mungkin yang menjadi salah satu dasar pertimbangan jumlah alokasi anggaran bagi kami adalah wilayah kecamatan di Kota Samarinda yang tidak terlalu berjauhan,” katanya.
Dan untuk administrasi kependudukan layanan publik ini diakui Joni pula memang Samarinda pernah meraih peringkat 2 dari 22 propinsi yang telah dinilai oleh KPK.(hms3) 
 

© Copyright Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Kominfo Kota Samarinda 2010 -2011 | Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.