. BPBD Simulasikan Penanggulangan Bencana hingga Lomba Drill - Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Kominfo Kota Samarinda
News Update :
## Saksikan dan ikutin..!!! FESTIVAL MAHAKAM XIII Tahun 2013 Pada Tanggal 01 - 03 Nopember 2013 di Tepian Mahakam Kota Samarinda ##

Rabu, 23 Mei 2012

BPBD Simulasikan Penanggulangan Bencana hingga Lomba Drill

Alunan sirine yang menandai keadaan darurat secara serentak menerobos untuk memadamkan si “jago merah” yang melanda rumah warga di jalan Keledang Kecamatan Samarinda Seberang, Selasa (22/05) pagi. Akibat kesigapan dari anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Samarinda dibantu tim Balakarcana serta PMK akhirnya mampu memadamkan api yang hanya melahap satu buah
rumah milik warga, walaupun pada musibah tersebut sempat ada korban cedera ringan yang dialami salah seorang petugas pemadam.
Demikian bagian dari simulasi kebakaran di Jl AW Syahranie tepatnya di folder AirHitam yang rutin setiap tahun digelar BPBD Samarinda.
“Latihan simulasi ini untuk memberikan pembekalan dan kesigapan kepada para petugas dalam menangani musibah kebakaran yang terjadi,” ungkap Kepala BPBD Samarinda
Dadang Airlangga. Selain simulasi juga diadakan lomba Drill yang diikuti 27 kelompok Balakarcana, 14
Balakar Kota dan 14 Kelompok PMK Swasta. Wakil Walikota Samarinda H Nusyirwan Ismail yang membuka kegiatan tersebut dalam arahannya mengakui musibah kebakaran yang terjadi di kota Tepian dari tahun ke tahun menunjukan itensitas menurun, hal itu menurutnya berdasarkan data dari BPBD Samarinda yang merincikan untuk tahun 2010 musibah kebakaran terjadi sebanyak 83 kali dan 2011 terjadi 65 kali walaupun sempat ada korban jiwa.
”Penurunan ini tak lepas adanya dukungan komunitas-komunitas seperti Balakar dan Balakarcana yang bekerjasama dan bahu membahu yang mana untuk urusan bencana tidak hanya menjadi tanggung jawab BPBD melainkan menjadi tanggung jawab bersama dalam memberikan kepedulian besar apabila terjadinya musibah kebakaran di Samarinda,” kata Nusyirwan seraya berharap komunitas bisa tumbuh di setiap kelurahan.
Ia mengingatkan kepada BPBD agar bisa bekerja cerdas dalam arti bagaimana bisa menetapkan waktu yang lebih cepat atau respon time dari awal diketahuinya ada musibah kebakaran. ”Segera rumuskan respon time untuk Samarinda dari awal adanya musibah untuk segera turun melakukan gerakan pencegahan, apakah nantinya 15 menit ,setengah jam atau 1 jam,”serunya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

© Copyright Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Kominfo Kota Samarinda 2010 -2011 | Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.