Semua bergerak untuk menciptakan
gaya hidup bersih dan sehat. Tak terkecuali kelompok Pengajian Al Hidayah pun
perduli menanamkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat kepada anggotanya untuk
disebarluaskan lagi ke masyarakat maupun anggotanya sendirinya melalui kegiatan
Sosialisasi dan Advokasi PHBS di hotel Grand Sawit, 11-12 September lalu.
“Kegiatan ini sudah berlangsung 2
tahun, dengan diawali MoU antara DPP Pengajian Al Hidayah dengan Kementerian
Kesehatan RI. Tidak semua propinsi, hanya Kaltim, NTB, Maluku, Riau dan
Banten,” ungkap Sekretaris DPP Pengajian Al Hidayah yang juga sekaligus sebagai
narasumber Hj Syarifah Thalha Alaydrus dalam kegiatan tersebut.
Disebutkan Thalha, kegiatan itu
tidak hanya memberikan orientasi, tapi bagi tiap kelurahan sebanyak 4 kelurahan
yang mengikuti kegiatan itu diberikan dana stimulant masing-masing Rp 2 juta.
“Uang ini dipergunakan untuk
membuat bak sampah, dan kami pun Oktober nanti akan kembali lagi ke Samarida
untuk melakukan monitoring, baik terhadap bak sampah itu maupun pengaplikasian
dari kegiatan ini di lingkungan masing-masing,” tandasnya.
Ketua Pelaksana kegiatan dari
unsur pengurus DPD Pengajian Al Hidayah kota Samarinda Hj Nurhayati Arpan
Zainal menyebutkan pesertanya sebanyak 20 orang anggota pengajian tingkat
kelurahan, dimana berasal dari kelurahan Lok Bahu dan Loa Bakung kecamatan
Sungai Kunjang, dan kelurahan Lempake dan Tanah Merah kecamatan Samarinda
Utara.
“Bagi perwakilan peserta kami
sangat berharap bisa menjadi motivator atau penggerak bagi masyarakat di lingkungannya,
atau minimal pada anggota keluarganya,” imbuhnya.
Ia kemudian juga menjelaskan
kegiatan yang digelar oleh pihaknya ini merupakan hasil kerjasama dengan kementrian Kesehatan RI bidang Promosi
Kesehatan, dan juga selain menghadirkan narasumber dari DPP Pengajian Al
Hidayah juga menghadirkan narasumber dari Dinas Kesehatan Samarinda yang juga
menjadi sebagai kepala seksi Promkes dr Melliyani. (hms2)

