Sebelum terlanjur jauh, dan mengganggu proses belajar mengajar, Puskesmas Wonorejo kembali melaksanakan kegiatan rutin tahunan melakukan penjaringan kesehatan (Jarkes) kepada siswa kelas 1 SDN 016 Jl P Antasari beberapa waktu lalu.
“Ini rutin kita lakukan khusus anak kelas 1 SD,” ucap Pimpinan Puskesmas Wonorejo drg Aprilia Lailaty kepada wartawan belum lama ini.
April merincikan penjaringan kesehatan ini berupa ukur tinggi, berat badan, pemeriksaan fisik, telingan, gigi mulut, mata, kulit, imunisasi, periksa rambut hingga penyuluhan kesehatan.
“Tujuan untuk menjaring anak kelas untuk dilihat kesehatannya secara keseluruhan, sehingga bisa dideteksi secara dini. Misalnya kelas 1 ini rentan terhadap gigi dan mulut, kebersihan tubuh, kulit, gizi yang takutnya ada gizi kurang atau gizi lebih. Jika ditemui, orang tua akan disurati,” tandasnya.
Bagi yang tidak mampu, lanjut April yang juga ketua Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Samarinda ini, akan dibantu seperti dirujuk ke Puskesmas. “Jika harus membeli alat, nanti akan diusahakan penggalangan dana. Seperti halnya seperti kacamata, tahun lalu menggalang dana di Puskesmas, hingga akhirnya mendapat dukungan Camat Sungai Kunjang dan Pak Wali Kota,” imbuhnya.
Sementara kepala SDN 016 M Rahyul Azemi menyambut positif kegiatan ini, apalagi para dokter kecil di sekolahnya dilibatkan pula sebagai media pembelajaran dan sarana menambah pengalaman. (cha)
